Ketua PWI Kalsel: Jurnalis Harus Memihak Kepada Kebenaran | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Jumat, 22 Februari 2019

Ketua PWI Kalsel: Jurnalis Harus Memihak Kepada Kebenaran


BERITABANJARMASIN.COM - Tinggal hitungan bulan pesta demokrasi di Indonesia bakal berlangsung. Guna mendapatkan pemimpin yang berkualitas, peran jurnalis sangat erat kaitannya dalam menghasilkan wakil rakyat berkualitas.

Untuk itu, Rumah Demokrasi mengadakan diskusi akal sehat  yang bertempat di Rumah Demokrasi Komplek Husada Permai, Kamis (21/2/2019).
Mengusung tema "Peran Jurnalis Mencetak Anggota Dewan yang Berkualitas" kegiatan ini dihadiri oleh para politisi, akademisi, mahasiswa, jurnalis, caleg dan masyarakat umum.

Dipimpin Sukrowardi sebagai moderator diskusi ini berlangsung seru dengan pembahasan seberapa pentingnya peran pers dalam memberi edukasi kepada masyarakat terkait calon anggota dewan yang menjadi pilihannya.

Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmi menuturkan pers harus membangun dialektika bersama-sama. Pers memiliki peran dalam mencetak para wakil rakyat berkualitas di gedung dewan.

Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah apakah wartawan harus indepeden dan netral? Menjawab pertanyaan ini, ia berujar, wartawan jangan netral. Dalam artian, menjadi golongan putih dan tidak memiliki pilihan. Tetapi harus memihak kepada kebenaran.

"Saya kurang setuju kalau wartawan harus netral, yang benar adalah wartawan harus memihak. Wartawan memang harus tidak netral, yaitu harus memihak kepada kebenaran," ujarnya kepada BeritaBanjarmasin.com yang ditemui usai acara.

Dikatakannya, hal ini penting dilakukan agar masyarakat mendapatkan wakil rakyat yang cerdas, berkualitas dan bermartabat. Dia mengimbau kepada wartawan untuk menggunakan kekuatannya menyampaikan informasi kepada masyarakat agar tidak salah pilih caleg. "Wartawan ini kekuatannya untuk menyampaikan informasi," ujarnya.

Pendapat lain diungkapkan Daddy Fahmanadie, Dosen Fakultas Hukum ULM mengungkapkan
Seorang wartawan dalam pemilu tidak boleh dikekang oleh pihak mana saja. Mantan jurnalis Nirwana Grup ini berujar wartawan harus paham betul apa yang akan dia tulis. "Wartawan harus mengerti perspektif apa yang akan ditulisnya. Harus mengerti apa yang dikatakan narasumber," pungkasnya. (puji/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
pop up banner